Kamis, 26 Maret 2020

Perpisahan kita sudah begitu lama, tapi entah kenapa kilasan itu masih muncul seperti sebuah puzzel yang meminta ingin di susun.
 Di mulai saat pertama kali kita bertemu di tahun akhir 2009, dan kita memulai sebuah hubungan di bulan april 2010.. Semuanya seperti roler coster hubungan kita begitu rumit dan aneh.. Sampai pada puncaknya tahun 2013 hubungan kita makin memburuk, tidak ada kejelasan karena kita sibuk dengan pekerjaan masing masing.. Sampai pada titik dimana kamu seperti mempermainkan hatiku, aku masih ingat 4 hari tidak ada kabar apapun mau telpon ataupun sms. Suatu saat kamu menghubungi ku dgn mengaku ngaku orang lain dan akupun marah, secara tidak sadar aku marah dan melontarkan kata putus, kamu memohon padaku lewat telpon bahwa kamu tidak ingin mengakhiri hubungan ini secara sepihak.. Kita makin seperti orang asing LDR menjadikan kita seperti orang bodoh, di tambah keraguan hati kita masing masing yang seperti tak terhubung satu sama lain.. Semakin aku berpikir keras ada rasa penyesalan yang amat besar di dalam hatiku, karena kita tidak pernah berbicara baik baik dari hati ke hati, kita di kuasai emosi dan keegoisan, seperti anak kecil, ya!! Itulah kita dulu.. Aku banyak menangis, dan hatiku banyak merasakan kesakitan karena hubungan itu. Suatu waktu aku berdoa kepada Tuhan tentang apakah kamu benar benar laki laki yang di takdirkan untuk masa depanku atau bukan, dan jawaban itu aku dapatkan langsung dalam beberapa hari.. Kita menjadi orang asing, dan saat kekalutan hatiku memuncak dia datang dgn keseriusannya, laki laki yang baru ku kenal lewat sms selama kurang lebih 10 hari, akhirnya dia dgn lantang datang kehadapan orang tua ku dgn niat ingin menikahi ku.. Dalam hati yang masih sangat mencintaimu aku berfikir keras, tentang bagaimana jawaban kamu ketika aku menanyakan keseriusan hubungan kita, aku ingat dgn jelas apa yg kamu katakan.. "Tunggu aku 5 tahun lagi, karena aku ingin membahagiakan kedua orang tua dulu".. Itulah jawabanmu, sedangkan hubungan LDR kita semakin hari semakin buruk.. Dgn berat hati aku memutuskan bahwa aku menerima lamaran pria tersebut, dan kamu pun menangis walaupun kamu tidak menunjukannya padaku tapi aku tahu bahwa hatimu hancur.. Tapi keputusan yg ku buat ini adalah jalan dari Tuhan untuk kita.. Bahwa jika kita melanjutkan hubungan ini entah akan seberapa hancur lagi hati kita masing masing.. Aku hanya ingin minta maaf atas 3,5 tahun hubungan kita.. Hanya itu yang masih ingin ku katakan.. Sekarang sudah 7,5 tahun perpisan kita dan baru beberapa hari kita berada di grup WA bersama, tapi kita benar benar menjadi orang asing sekarang.. Tidak ada tegur sapa seperti teman teman yg lain.. Sangat canggung...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar